Posted tagged ‘info harga paket wisata mahasiswa ke Bali’

Air Panas Angseri

April 24, 2011

Tabanan di samping memiliki objek wisata yang sudah terkenal seperti Tanah Lot dan Bedugul, juga memiliki potensi alam berupa air panas. Objek wisata air panas itu terdapat di Baturiti. Air panas angseri, mungkin nama ini terasa asing bagi para pelancong, namun sesungguhnya air panas Angseri ini merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Tabanan. Air panas Angseri terletak di kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Tidak banyak wisatawan yang tahu objek wisata air panas alam Angseri ini. Untuk mencapai Air Panas Alam Angseri ini para wisatawan dapat menempuhnya dengan kendaraan baik roda 4 (empat) maupun roda 2 (dua). Jalan menuju air panas ini sedikit naik turun dan berbelok-belok. Awalnya jalan yang kita tempuh mulus namun menjelang sampai di objek wisata ini, jalannya sedikit rusak dan turunan agak curam. Sebelum mencapai pintu gerbang, kita disuguhi dengan pemandangan sawah, dimana kabupaten Tabanan memang terkenal dengan julukan Lumbung Padinya. Selain itu banyak sekali tumbuhan hijau yang dapat kita temui disini dan hutan bambunya yang menambah segarnya suasana. Setelah mencapai pintu gerbang kita sudah bisa melihat pancuran air panas paling luar. Di wisata alam air panas angseri ini terdapat sebuah kolam renang dewasa dan sebuah kolam renang anak-anak lengkap dengan fasilitas bermain, seperti perosotan dan ayunan. Semua kolam berenang ini berair hangat. Selain itu, untuk para pelancong yang lebih senang berendam dengan suasana yang tertutup, disini juga disediakan 6 bilik tertutup dengan kapasitas maksimal 5 orang per bilik. Bilik-bilik pribadi ini dibersihkan setiap kali selesai digunakan oleh pengunjung dan airnya juga selalu diperbaharui. Dan disini juga dilengkapi dengan satu bilik yang diperuntukkan untuk “nunas tamba”. Air panas alam ini, menurut kepercayaan masyarakat setempat dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit, karena mengandung belerang. Hal ini bisa dilihat dari air terjun yang berwarna jingga (orange), yang menunjukkan adanya kandungan belerang di air tersebut. Fasilitas lain yang disediakan di wisata alam air panas Angseri ini adalah toilet, restoran, dan tempat parkir yang luas. Sambil menikmati air panas, kita juga bisa menikmati indahnya air terjun kecil yang berada dekat dengan kolam renang dewasa dan pemandangan yang ditawarkan di air panas Angseri ini juga tidak kalah menarik, sawah-sawah yang menghijau juga bisa kita nikmati di sekitar tempat pemandian air panas ini. Kita juga bisa melihat para petani yang sedang bekerja disawah. Tiket masuk ke air panas angseri ini hanya Rp 4000 dan para wisatawan sudah bisa menikmati hangatnya air panas Angseri ini dan pemandangan indah yang disuguhkan disini. Untuk menikmati fasilitas bilik-bilik yang tertutup yang disediakan objek wisata ini para wisatawan hanya perlu mengeluarkan uang tambahan Rp 10.000. Cukup murah untuk berbagai fasilitas dan pemandangan indah yang disuguhkan di air panas alam Angseri ini. Namun tidak ada akomodasi seperti hotel yang disediakan disini. Bagi para wisatawan yang ingin menginap, bisa menyewa akomodasi disekitar daerah Bedugul yang tidak jauh dari objek wisata air panas Angseri ini. Air panas Angseri terletak kurang lebih 15 menit dari Bedugul dan 5 menit dari Jatiluwih. Air panas Angseri ini merupakan objek wisata  yang sangat mudah untuk dijangkau oleh para wisatawan. Untuk mencapai objek wisata ini, dari Denpasar hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 (satu) jam saja, dan dari Bandara Ngurah Rai hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 (dua) jam. Para wisatawan dapat mengunjungi objek wisata ini pada pagi hari, karena pada siang hari, kolam air panas yang terdapat di objek wisata ini akan dibersihkan dan dikosongkan untuk hari berikutnya. Jadi para wisatawan sebaiknya mengunjungi objek wisata ini sebelum waktu makan siang. Air Panas Angseri adalah tempat yang potensial sebagai tempat tujuan wisata di Bali, karena tempat ini unik dengan air panasnya dan dikelilingi oleh tumbuhan hijau disekitarnya.

Pantai Padang-Padang

April 10, 2011

Pantai padang – padang adalah salah satu objek wisata yang mudah dikunjungi oleh siapa saja, karena letaknya yang tepat di sebalah jalan raya. Mobil, motor, semua kendaraan bisa berlalu-lalang. Tak jarang, setiap ada momen besar, Pantai Padang menjadi tempat yang semarak dan ramai karena banyaknya warga yang berjalan-jalan. Sembari kita berkendaraan, kita bisa melihat indahnya pemandangan laut di sana. Ombak yang bergulung-gulung, bebatuan sebagai pemecah ombak, serta langit yang menawan. Pantai padang – padang merupakan objek wisata yang indah, apalagi menjelang senja tiba. Kita bisa melihat pemandangan sunset yang menyenangkan, seolah-olah matahari ditelan oleh lautan. salah satu pantai terbaik di Bali selain dreamland, kuta, Nusa Dua atau pun pantai lainnya di Bali. Pantai Padang-padang ini berlokasi di Jalan Labuhan Sait, di desa Pecatu, tidak jauh dari Pura Uluwatu yang terkenal akan Kesakralan-nya, sunset, kera yang nakal serta Tarian Kecak Apinya. Mencapai pantai ini sangat lah mudah, ikuti saja arah menuju Ke uluwatu terus ambil jalan kekanan yang ada plang jalan Labuhan sait sampai ketemu jembatan, nah sebelum jembatan itu ada tanda , tempat parkir ke Pantai Padang-pandang. Dari jalan besar, menuju ke pantai ini agak unik, karena harus melewati cerukan, modelnya seperti masuk ke goa dengan beberapa puluh undakan ke bawah menuju pantai. Setelah melewati goa, Pantai berpasir putih terhampar di depan anda, airnya biru jernih dan datar, cocok sekali buat berenang dan juga kalo yang suka surfing bisa mencari ombak agak ketengah laut, solusinya bisa berenang dan juga sewa perahu ketengah laut. Jika dari pusat kota denpasar menuju pantai ini jaraknya sekitar 35 km/ 45 menit dengan kendaraan bermotor kearah selatan menuju Nusa dua kemudian bergerak ke daerah Pecatu. dan ternyata pantai ini masih “tetangga jauh” dari pantai Dream land. saat air laut surut kita dengan mudah bisa menuju pantai ini dengan menyusuri pantai dari Dream leand mungkin kira-kira beberapa km saja jaraknya. namun jika air sedang pasang jalan yang bisa dilewati adalah dari Pura Uluwatu dan ketika tiba pertama kali yang kita temui adalah sebuah jembatan dengan tinggi hampir 30 meter. dari sinilah pemandangan indah pertama yang bisa kita nikmati karena dari atas jembatan kita bisa mememandang ke bawah dan langsung melihat pantai Padang padang. untuk menuju kebawah satu satunya jalan yang bisa dilewati manusia adalah dengan melintasi sebuah lorong sempit yang cukup dilewati untuk satu orang saja. tidak ada jalan lain lagi untuk menuju pantai ini. keluar masuk hanya menggunakan lorong sempit itu. jadi jika mau keluar kita harus menunggu yang dibawah untuk naik dan begitu juga sebaliknya. karena pantai indah nan eksotis serta berpasir putih ini dikelilingi oleh tebing yang curam. pantai ini biasanya ramai turis asing yang berjemur, berenang dan berselancar. jika air sedang pasang para surfer berbondong-bondong menuju pantai ini karena memiliki ombak yang bagus untuk para surfer. tenang saja jika kita bertanya soal fasilitas. walaupun terpencil pantai ini punya standar fasilitas untuk sebuah pantai dari tempat bilas, toilet, dan juga lifeguard atau penjaga pantai. namun terlepas dari itu semua, tidak lama lagi akan dibangun sebuah vila diatas tebing pantai itu dan tentu saja hal tersebut kan mengurangi nilai keaslian pantai padang padang. bahkan terakhir saya dengar pantai ini punya sebutan lain, yaitu pantai Bluepoint. entah siapa yang menamakan pantai tersebut dengan nama Bluepoint, tetapi secara pribadi saya sangat tidak setuju dengan pembangunan vila tersebut terlebih lagi dibawahnya terdapat sebuah Pura. yang notabenya harus dijaga kesucianya, apalagi di Bali. tidak ada satupun bangunan yang boleh berdiri diatas sebuah pura. tetapi ternyata para infestor telah mengesampingkan aturan adat yang seharusnya dijaga dengan baik. dan inilah sosok pantai Padang padang. pantainya tidak seluas dan sepanjang Pantai di Kuta atau di dreamland kalo pas sore dan kebetulan “Peak Season” lumayan agak penuh, tapi jangan khawatir yang penting kan pengalamanan selama menikamati keindahan sore di pantai ini, dan juga di pantai ini cukup mudah mencari snack, makanana atau minuman lainnya, karena warung makanan bertebaran disni, dan Harganya pun cukup, jadi kalo anda liburan di Bali anda bisa masukkan Pantai Padang-padang selama Liburan di Bali.

Calon Arang

April 10, 2011

Calon Arang merupakan dramatari ritual magis yang melakonkan kisah-kisah yang berkaitan dengan ilmu sihir, ilmu hitam maupun ilmu putih, dikenal dengan Pangiwa / Pangleyakan dan Panengen. Lakon-lakon yang ditampilkan pada umumnya berakar dari cerita Calonarang, sebuah cerita semi sejarah dari zaman pemerintahan raja Airlangga di Kahuripan (Jawa timur) pada abad ke IX. Cerita lain yang juga sering ditampilkan dalam drama tari ini adalah cerita Basur, sebuah cerita rakyat yang amat populer dikalangan masyarakat Bali. Karena pada beberapa bagian dari pertunjukannya menampilkan adegan adu kekuatan dan kekebalan (memperagakan adegan kematian bangke-bangkean, menusuk rangda dengan senjata tajam secara bebas) maka Calonarang sering dianggap sebagai pertunjukan adu kekebalan (batin). Dramatari ini pada intinya merupakan perpaduan dari tiga unsur penting, yakni Babarongan diwakili oleh Barong Ket, Rangda dan Celuluk, Unsur Pagambuhan diwakili oleh Condong, Putri, Patih Manis (Panji) dan Patih Keras (Pandung) dan Palegongan diwakili oleh Sisiya-sisiya (murid-murid). Tokoh penting lainnya dari dramatari ini adalah Matah Gede dan Bondres. Karena pagelaran dramatari ini selalu melibatkan Barong Ket maka Calonarang sering disamakan dengan Barong Ket. Pertunjukan Calonarang bisa diiringi dengan Gamelan Semar Pagulingan, Bebarongan, maupun Gong Kebyar. Dari segi tempat pementasan, pertunjukan Calonarang biasanya dilakukan dekat kuburan (Pura Dalem) dan arena pementasannya selalu dilengkapi dengan sebuah balai tinggi (trajangan atau tingga) dan pohon pepaya.
Cerita Calon Arang:
Pada suatu masa di Kerajaan Daha yang dipimpin oleh raja Erlangga, hidup seorang janda yang sangat bengis. Ia bernama Calon Arang. Ia tinggal di desa Girah. Calon Arang adalah seorang penganut sebuah aliran hitam, yakni kepercayaan sesat yang selalu mengumbar kejahatan memakai ilmu gaib. Ia mempunyai seorang putri bernama Ratna Manggali. Karena puterinya telah cukup dewasa dan Calon Arang tidak ingin Ratna Manggali tidak mendapatkan jodoh, maka ia memaksa beberapa pemuda yang tampan dan kaya untuk menjadi menantunya. Karena sifatnya yang bengis, Calon Arang tidak disukai oleh penduduk Girah. Tak seorang pemuda pun yang mau memperistri Ratna Manggali. Hal ini membuat marah Calon Arang. Ia berniat membuat resah warga desa Girah. “Kerahkan anak buahmu! Cari seorang anak gadis hari ini juga! Sebelum matahari tenggelam anak gadis itu harus dibawa ke candi Durga!“ perintah Calon Arang kepada Krakah, seorang anak buahnya. Krakah segera mengerahkan cantrik-cantrik Calon Arang untuk mencari seorang anak gadis. Suatu perkerjaan yang tidak terlalu sulit bagi para cantrik Calon Arang. Sebelum matahari terbit, anak gadis yang malang itu sudah berada di Candi Durga. Ia meronta-ronta ketakutan. “Lepaskan aku! Lepaskan aku!“ teriaknya. Lama kelamaan anak gadis itu pun lelah dan jatuh pingsan. Ia kemudian di baringkan di altar persembahan. Tepat tengah malam yang gelap gulita, Calon Arang mengorbankan anak gadis itu untuk dipersembahkan kepada Betari Durga, dewi angkara murka. Kutukan Calon Arang menjadi kenyataan. “Banjir! Banjir!“ teriak penduduk Girah yang diterjang aliran sungai Brantas. Siapapun yang terkena percikan air sungai Brantas pasti akan menderita sakit dan menemui ajalnya. “He, he… siapa yang berani melawan Calon Arang ? Calon Arang tak terkalahkan!” demikian Calon Arang menantang dengan sombongnya. Akibat ulah Calon Arang itu, rakyat semakin menderita. Korban semakin banyak. Pagi sakit, sore meninggal. Tidak ada obat yang dapat menanggulangi wabah penyakit aneh itu.. “Apa yang menyebabkan rakyatku di desa Girah mengalami wabah dan bencana ?” Tanya Prabu Erlangga kepada Paman Patih. Setelah mendengar laporan Paman Patih tentang ulah Calon Arang, Prabu Erlangga marah besar. Genderang perang pun segera ditabuh. Maha Patih kerajaan Daha segera menghimpun prajurit pilihan. Mereka segera berangkat ke desa Girah untuk menangkap Calon Arang. Rakyat sangat gembira mendengar bahwa Calon Arang akan ditangkap. Para prajurit menjadi bangga dan merasa tugas suci itu akan berhasil berkat doa restu seluruh rakyat. Prajurit kerajaan Daha sampai di desa kediaman Calon Arang. Belum sempat melepaskan lelah dari perjalanan jauh, para prajurit dikejutkan oleh ledakan-ledakan menggelegas di antara mereka. Tidak sedikit prajurit Daha yang tiba-tiba menggelepar di tanah, tanpa sebab yang pasti. Korban dari prajurit Daha terus berjatuhan. Musuh mereka mampu merobohkan lawannya dari jarak jauh, walaupun tanpa senjata. Kekalahan prajurit Daha membuat para cantrik, murid Calon Arang bertambah ganas. “Serang! Serang terus!” seru para cantrik. Pasukan Daha porak poranda dan lari pontang-panting menyelamatkan diri. Prabu Erlangga terus mencari cara untuk mengalahkan Calon Arang. Untuk mengalahkan Calon Arang, kita harus menggunakan kasih saying”, kata Empu Barada dalam musyawarah kerajaan. “Kekesalan Calon Arang disebabkan belum ada seorang pun yang bersedia menikahi puteri tunggalnya.“ Empu Barada meminta Empu Bahula agar dapat membantu dengan tulus untuk mengalahkan Calon Arang. Empu Bahula yang masih lajang diminta bersedia memperistri Ratna Manggali. Dijelaskan, bahwa dengan memperistri Ratna Manggali, Empu Bahula dapat sekaligus memperdalam dan menyempurnakan ilmunya. Akhirnya rombongan Empu Bahula berangkat ke desa Girah untuk meminang Ratna Manggali. “He he … aku sangat senang mempunyai menantu seorang Empu yang rupawan.” Calon Arang terkekeh gembira. Maka, diadakanlah pesta pernikahan besar-besaran selama tujuh hari tujuh malam. Pesta pora yang berlangsung itu sangat menyenangkan hati Calon Arang. Ratna Manggali dan Empu Bahula juga sangat bahagia. Mereka saling mencintai dan mengasihi. Pesta pernikahan telah berlalu, tetapi suasana gembira masih meliputi desa Girah. Empu Bahula memanfaatkan saat tersebut untuk melaksanakan tugasnya. Di suatu hari, Empu Bahula bertanya kepada istrinya, “Dinda Manggali, apa yang menyebabkan Nyai Calon Arang begitu sakti?“ Ratna Manggali menjelaskan bahwa kesaktian Nyai Calon Arang terletak pada Kitab Sihir. Melalui buku itu, ia dapat memanggil Betari Durga. Kitab sihir itu tidak bisa lepas dari tangan Calon Arang, bahkan saat tidur, Kitab sihir itu digunakan sebagai alas kepalanya. Empu Bahula segera mengatur siasat untuk mencuri Kitab Sihir. Tepat tengah malam, Empu Bahula menyelinap memasuki tempat peraduan Calon Arang. Rupanya Calon Arang tidur terlalu lelap, karena kelelahan setelah selama tujuh hari tujuh malam mengumbar kegembiraannya. Empu Bahul berhasil mencuri Kitab sihir Calon Arang dan langsung diserahkan ke Empu Baradah. Setelah itu, Empu Bahula dan istrinya segera mengungsi. Calon Arang sangat marah ketika mengetahui Kitab sihirnya sudah tidak ada lagi, ia bagaikan seekor badak yang membabi buta. Sementara itu, Empu Baradah mempelajari Kitab sihir dengan tekun. Setelah siap, Empu Baradah menantang Calon Arang. Sewaktu menghadapi Empu Baradah, kedua belah telapak tangan Calon Arang menyemburkan jilatan api, begitu juga kedua matanya. Empu Baradah menghadapinya dengan tenang. Ia segera membaca sebuah mantera untuk mengembalikan jilatan dan semburan api ke tubuh Calon Arang. Karena Kitab sihir sudah tidak ada padanya, tubuh Calon Arang pun hancur menjadi abu dan tertiup kencang menuju ke Laut Selatan. Sejak itu, desa Girah menjadi aman tenteram seperti sediakala.

Alas Kedaton

April 10, 2011

Bagi para wisatawan yang sering berpergian,nama Bali tentunya tidak asing lagi di telinga mereka,karena Bali memiliki berbagai macam jenis daya tarik yang sangat indah untuk dikunjungi,mulai dari wisata budaya sampai wisata alamnya seperti tanah lot,ubud,kuta,sanur,sangeh,goa lawah,bedugul dan lain-lain.Di antara daerah-daerah di Bali,tabanan merupakan salah satu daerah yang banyak memiliki daerah objek wisata,salah satunya adalah Alas Kedaton. Alas Kedaton adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di desa Kukuh Kecamatan Marga,yang berjarak kurang lebih 3 km dari kota Tabanan.Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun bus untuk berkunjung ke Alas Kedaton karna telah disediakan tempat parkir yang luas.Di Alas kedaton terdapat Pura dan Monyet-monyet.Pura ini mempunyai dua keunikan yang sangat menarik yang pertama memiliki empat pintu masuk ke dalam Pura yaitu dari bagian barat yang merupakan pintu masuk utama yang lainnya dari Utara, Timur dan dari Selatan yang kesemuanya menuju ke halaman tengah. Keunikan yang kedua adalah halaman dalam yang merupakan tempat yang disucikan justru letaknya lebih rendah dari halaman tengah dan luar. Tempat suci ini dikelilingi oleh hutan yang dihuni oleh sekelompok monyet yang dianggap keramat,walau monyet-monyet ini di anggap keramat tetapi para wisatawan dapat bermain dengan monyet-monyet ini dengan cara memberi makan sehingga menjadi jinak,selain itu para wisatawan dapat berfoto-foto dengan monyet tersebut.Monyet-monyet ini dapat dijumpai di sepanjang jalan-jalan di dalam hutan dan dihalaman pura.Namun, kita harus berhati-hati pula karena tidak semua monyet disana jinak. Ada juga segerombolan monyet yang sangat liar yang bisa merampas segala macam barang yang kita bawa. Sebaiknya, segala barang yang penting, kita masukkan saja ke dalam tas agar lebih aman. Disamping itu pula terdapat sekelompok kelelawar yang hidup bergantungan di dahan-dahan pohon kayu yang besar dan sewaktu-waktu beterbangan, merupakan suatu atraksi yang sangat menarik bagi wisatawan. Ketika selesai berkeliling di dalam hutan alas kedaton,di area depan para wisatawan bisa membeli sovenir-sovenir,baju khas bali dan oleh-oleh lainnya yang dijual oleh para pedagang. Selain itu wisatawan juga dapat menyaksikan upacara piodalan di Pura Alas kedaton atau Pura Dalem Khayangan.Upacara piodalan di Pura ini jatuh pada hari Selasa (Anggara Kasih) dua puluh hari setelah Hari Raya Galungan.Dimana upacara dimaksud dimulai pada siang hari dan harus sudah selesai sebelum matahari terbenam. Oleh karena semua keindahan itulah, daerah wisata ini sangat layak untuk di kunjungi dan kita juga bisa menikmati hijaunya pepohonan yang berada disana. Selain objek wisata ini kita juga bisa dengan sangat mudah mengakses objek wisata lainnya. Karena lokasi dari objek wisata ini sangat lah strategis.

Pantai Muaya

April 10, 2011

Jimbaran terletak di sebelah selatan bandara Ngurah Rai Iternasonal. Jimbaran termasuk kecamatan kuta selatan, kabupaten badung. Pantai muaya Jimbaran merupakan pantai yang berada di pesisir selatan pulau Bali, atau sekitar 5 km dari pantai Kuta. Pantai muaya memiliki pemandangan yang khas, pasir putih yang berkilau dengan batu karang yang ada di pesisir pantai sebagai habitat binatang di laut dan pemandangan sunset yang indah serta di manjakan dengan deburan ombak dan hembusan angin yang seakan menjadikan suasana yang romantis. Terlihat di kejauhan banyak perahu tradisional sedang menangkap ikan dan ada perahu tradisional yang disewa oleh para wisatawan yang berselancar karena ombak yang ideal untuk berselancar letaknya agak jauh. Di pantai muaya Jimbaran, ada pasar ikan yang menjual berbagai jenis ikan segar yang karena sebagian besar penduduk berprofesi sebagai nelayan. Pantai muaya juga terdapat fasilitas – fasilitas seperti warung yang sederhana yang menyediakan makanan khas bali yaitu tipat cantok, rujak kuah pindang, bulung,dll. Selain itu juga ada warung yang menyediakan makanan seperti pizza, burger. ice cream, soft drink. Di pesisir pantai penduduk setempat menyewakan papan surfing bagi wisatawan yang ingin bermain surfing dan terdapat gazebo untuk wisatawan yang di manjakan dengan pijatan yang lembut sambil melihat pemandangan pantai. Serta terdapat art shop yang menjual kerajinan penduduk jimbaran. Pantai Muaya juga sangat terkenal dengan restorannya dengan menu khas masakan laut yang cukup murah dari harga perkilonya Rp 80.000 – 100.000. Ada sekitar 24 restoran di pantai Muaya yang tidak pernah sepi dengan pengunjung yang ingin menikmati hidangan masakan laut. Aromanya dan rasa bumbu yang meresap khas yakni perpaduan antara citarasa Bali dengan citarasa internasional, sambil menikmati pemandangan laut malam hari diringi dengan musik jazz, deburan ombak, lampu – lampu nelayan yang mencari ikan di tengah laut memberiak suasana yang romantis. Di dekat pantai muaya wisatawan dapat di manjakan dengan adanya akomodasi seperti hotel berbintang, villa dan spa untuk melepaskan rasa lelah berlibur di pantai muaya jimbaran

Stone Food

April 10, 2011

Badung adalah salah satu kabupaten yang ada di bali banyak obyek wisata yang di kenal dan rami di datangi wisatawanterdapat di kabupaten ini. Salah satunya mungkin tempat tempat belum di kenal banyak orang. Yaitu tanjung benoa, tempat ini berada dekat kawasan Nusa Dua. Tepat nya tanjung benoa banyak tempat-tempat yang sangat bagus buat wisatawan baik asing maupun local ada beberapa makanan khas yang ada di tanjung benoa ini salah satu nya makanan yang bernama batu-batu. Makanan ini sangat menarik untuk di rasakan oleh wisatwan yang datang ke desa tanjung benoa ini.
Batu-batu sering di kenal dengan sebutan ‘stone food’ karena bentuk makanan ini sangat unik dan mirip seperti batu.Makanan ini berasal dari keong laut, yang sering di jadikan umpan kepiting laut. Dan pada tahun 1989 banyak orang mulai berfikir dan membuat resep untuk mengolah keong laut ini menjadi makanan.
Cara membuat makanan sangatlah mudah,
1.Pertama keong di keluarkan dari cangkang nya,lalu direbus dengan air garam,
2.Kemudian kita membuat bumbu yaitu :
Bawang putih ;
Cuka ;
Cabai.
3. Semua bumbu di haluskan menjadi satu.
4. hidangkan makanan ini di dalam cangkir sup.
Apabila anda ingin memesan atau sekedar menikmati makanan ini anda cukup datang ke warung-warung yang ada di desa tanjung benoa. Dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp. 2.000 – Rp. 5.000 per porsi nya ( by andre irawan )

Pantai Nusa Dua

April 10, 2011

Pantai Nusa Dua adalah salah-satu pantai di Pulau Bali yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara maupun wisatawan local. Pantai ini terletak di Kabupaten Badung, Propinsi Bali. Dari Bandara Udara Ngurah Rai, Pantai Nusa Dua berjarak sekitar 15 km dan berjarak sekitar 40 km dari Kota Denpasar. Untuk sampai ke Pantai Nusa Dua, jalan masuknya adalah dengan melewati kawasan Bali Tourism Development Corporation (BTDC) di Nusa Dua, yaitu dengan melewati Melia Sol Bali dan The Laguna Resort, kemudian jalan terus menuju ke Bali Collection, akan terdapat papan petunjuk yang bertuliskan Bali Collection-Sogo dan Pantai. Ikuti jalur tersebut sampai ke Pantai Nusa Dua yang berada diantara Hotel Melia Bali dan Hotel Grand Hyatt. Wisatawan dapat menggunakan taksi, mobil atau sepeda motor sewaan untuk menuju ke pantai Nusa Dua.
Pantai Nusa Dua menjadi halaman belakang dari Hotel-hotel bertaraf Internasional antara lain : Grand Hyatt Bali, Sheraton Laguna Nusa Dua, Swiss Grand Bali, Hilton, Novotel Nusa Dua, Conrad Bali Resort, The Westin Resort Nusa Dua, Melia Bali, Nikko Bali dan masih banyak lagi lainnya. Pantai Nusa Dua adalah sebuah pantai dengan lingkungan yang bersih, indah, nyaman dan dapat dijadikan sebagai tempat untuk tujuan berlibur dan bersantai. Selama berada di Pantai Nusa Dua, wisatawan dapat menikmati dua pemandangan yang indah secara bersamaan, yaitu pemandangan hotel-hotel mewah yang berderet disepanjang pantai serta pemandangan laut lepas pantai. Wisatawan juga dapat melakukan aktivitas lainnya, yaitu berjalan-jalan sepanjang pantai, bersantai bersama keluarga, berjemur dibawah sinar matahari, berenang, diving, snorkeling, berselancar dan sebagainya. Selain berkunjung ke Pantai Nusa Dua, wisatawan dapat juga berkunjung ke Museum Kesenian dan pusat perbelanjaan di Kawasan Nusa Dua.
Selain itu ada beberapa fasilitas seperti : surfing, snorkling, swimming, jogging track, shopping, golf, mini foot ball, life guard, lawn bowling, transportasi, fishing, bird watching, convention hall, sculpture and function, water blow, toilet, marine police. Untuk lebih menunjang kenyamanan anda terdapat pula beberapa accommodation komersial seperti : Club Med Hotel, Kayu Manis Private Villa, Nusa Dua Beach Hotel, Westin Resort, Melia Bali Hotel, Grand Hyatt Hotel, Inna Putri Bali Hotel, Amanusa Hotel dan lain – lain. Jadikanlah pantai nusa dua sebagai tujuan wisata berlibur anda bersama keluarga untuk melepas segala rutinitas kerja yang begitu padat. Selamat menikmati.

Pura Luhur Uluwatu

April 10, 2011

Bali merupakan tempat yang sangat cocok untuk berwisata seperti, berlibur, rekreasi, melihat berbagai kebudayaan, olah raga, dan masih banyak lagi yang lainnya. Mengingat bahwa Bali merupakan pulau yang sangat populer sebagai tempat yang memiliki keindahan alam maupun budaya yang luar biasa mengagumkan. Sehingga pulau Bali dijuluki sebagai pulau surga oleh wisatawan yang sudah dapat menikmati keindahan pulau Bali. Pulau Bali juga bisa disebut dengan pulau seribu pura. Karena, pulau Bali memiliki banyak pura yang sangat memukau dan sangat cocok untuk dijadikan tempat tujuan wisata. Salah satunya adalah Pura Luhur Uluwatu.
Uluwatu terletak di daerah perbukitan batu karang di sebelah selatan Pulau Bali. Termasuk wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabuaten Badung. Untuk mencapai Uluwatu dari kota Denpasar berjarak kurang lebih 30 km ke arah Selatan melalui kawasan pariwisata Kuta, Bandara Ngurah Rai Tuban dan Desa Jimbaran. selain itu dari Denpasar, wisatawan juga dapat menggunakan jasa taksi, persewaan mobil atau motor, serta agen perjalanan untuk menuju Pura Uluwatu. Jika menggunakan jasa agen perjalanan, kunjungan ke Pura Uluwatu biasanya menjadi satu paket dengan obyek wisata lainnya di daerah Bali selatan, seperti Pantai Nusa Dua, Water Sport Tanjung Benoa, Taman Laut dan Pulau Penyu, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Pantai Dream Land, serta Pantai Jimbaran.
Pura Luhur Uluwatu adalah salah satu Pura yang sangat menakjubkan di antara sekian banyak pura yang ada di pulau Bali. Daya tarik utama bagi para wisatawan dari pura ini adalah panoramanya yang spektakuler. Terletak di bagian barat laut, pura ini seperti bertengger di ujung tebing batu yang sangat tinggi dan curam, dengan pemandangan lautnya dibawah berwarna biru bersih dan hantaman ombak yang menghasilkan buih-buih putih yang sangat cantik. Menurut sejarah, bongkahan batu karang di lokasi pura tersebut merupakan metamorphose dari Dewi Danu dan Dewi Air. Pura yang terletak di ujung barat daya pulau Bali di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut ini merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh orang Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin. Pada Abad ke-11 Pura Luhur Uluwatu dibangun oleh pendeta suci bernama Mpu Kuturan. Ketika itu Pura Luhur Uluwatu menjadi tempat pemujaan bagi Dewa Rudra untuk memohon keselamatan. Setelah itu Pura luhur uluwatu juga menjadi tempat memuja seorang pendeta suci bernama Empu Kuturan sebagai pembangun Pura tersebut. Ia menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya, yaitu Dang Hyang Nirartha, yang datang ke Bali di akhir tahun 1550 atau sekitar abad ke-16 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan apa yang dinamakan Moksa di tempat ini. Dalam bahasa setempat moksa juga disebut ngeluhur. Itulah sebabnya, nama Pura Uluwatu kemudian dilengkapi dengan kata luhur, menjadi Pura Luhur Uluwatu. Dalam bahasa Sansekerta kata uluwatu memiliki makna “puncak batu” (ulu= puncak / ujung / atas, sementara watu = batu). Nama ini tentu saja merujuk pada lokasi pura yang berada di bagian puncak tebing batu karang. Pura ini juga dipercaya sebagai tempat dimana pusatnya para umat hindu yang telah mencapai moksa.
Sebelum memasuki pura, wisatawan diwajibkan untuk mengenakan pakaian khusus, yaitu kain sarung untuk mereka yang mengenakan celana atau rok di atas lutut, serta selendang untuk wisatawan yang memakai celana atau rok di bawah lutut. Kain sarung dan selendang berwarna kuning (salempot) tersebut menyimbolkan penghormatan terhadap kesucian pura, serta mengandung makna sebagai pengikat niat-niat buruk dalam jiwa. Waktu terbaik untuk mengunjungi pura Uluwatu adalah sore hari pada saat matahari terbenam sehingga bisa menyaksikan pemandangan spektakulernya. Pemandangan itu memang sungguh menakjubkan, sebuah pura terletak di atas tebing karang yang menjorok ke arah lautan lepas, seakan siap membelah gulungan ombak yang tak kenal lelah menghantamnya. Sungguh suatu hal yang aneh, sekaligus menakjubkan yaitu, hanya tonjolan bukit karang dengan pura yang terletak diatasnya tidak habis tergerus oleh ombak. Sementara sisi karang yang lain sudah lelah tergerus ombak lautan lepas. Mungkinkah ada kekuatan mistis yang menjaganya sehingga tetap tegar menancap di garis pantai tanpa terlihat ada tanda-tanda erosi pantai yang berarti ?
Itulah Pura Uluwatu, terletak di “ujung kaki” pulau bali yang tetap tegar menghadang ombak pantai laut bali yang cukup ganas. Menikmati pemandangannya disore hari akan memberi nuansa tersendiri mengingat tidak ada penghalang untuk menikmati matahari terbenam dilautan lepas. Ditambah dengan pekikan dan celoteh kera-kera liar yang tanpa malu-malu mendatangi wisatawan memberi warna tersendiri bagi objek wisata ini. Kera-kera liar yang dianggap penunggu pura tersebut perlu diwaspadai oleh pengunjung.
Hal yang spektakuler tidak lepas dari hal yang menjengkelkan yang di sebabkan oleh monyet-monyet yang usil. Disekitar komplek pura terdapat segerombolan monyet. Para monyet ini biasanya suka usil dengan mengambil berbagai macam barang yang dibawa pengunjung. Barang yang sering menjadi incaran mereka adalah kacamata, tas, dompet atau apa saja yang gampang direbut. Jadi hati-hati dengan mereka apabila sedang berkunjung di komplek pura Uluwatu Bali. Janganlah membawa aksesories yang menyolok atau barang-barang berharga yang mudah diambil, karena kera-kera tersebut akan bergerak dengan sangat cepat untuk meraih apa yang menjadi perhatiannya. Bukan hal yang aneh lagi bila diantara pengunjung ada yang kehilangan (terampas) barang bawaan mereka oleh kera-kera tersebut saat menikmati pemandangan uluwatu. Kacamata juga bisa menjadi sasaran keusilan mereka, jadi bila anda berniat membawa peralatan semacam kamera atau handycam, jangan pernah lengah mengawasi barang-barang tersebut. Tetapi hal tersebut tidak bisa menjadi alasan untuk tidak mengunjungi dan melihat panorama Pura Luhur Uluwatu. Sebab, Kombinasi antara posisi pura yang terletak di tebing karang tinggi dan menjorok ke arah lutan lepas, gelombang ombak yang tinggi, kera yang usil, sunset yang menarik dan upacara adat istiadat rakyat setempat di dalam pura memberikan nilai lebih objek ini dibandingkan objek sejenisnya.
Tepat di bawah Pura Luhur Uluwatu Terdapat pantai Pecatu yang sering kali digunakan sebagai tempat untuk olahraga surfing, bahkan event internasional seringkali diadakan di sini. Ombak pantai ini terkenal amat cocok untuk dijadikan tempat surfing selain keindahan alam Bali yang memang amat cantik. Selain itu juga bisa menyusuri jalan setapak yang cukup panjang menuju Pura Uluwatu, dengan pagar beton di sisi tebing, wisatawan dapat mengedarkan pandangan untuk melihat bukit-bukit cadas dan hamparan laut yang jernih. Setelah memasuki bagian jabaan pura (halaman luar pura), wisatawan akan disambut oleh sebuah gerbang Candi Bentar berbentuk sayap burung yang melengkung. Gerbang yang menjadi pintu masuk menuju jabaan tengah ini merupakan salah satu peninggalan arkeologis abad ke-16. Untuk mencapai jeroan pura, Anda akan melewati Candi Kurung yang di depannya terdapat patung penjaga candi (dwarapala) dengan bentuk arca Ganesha. Akan tetapi, untuk menghormati kesucian pura, wisatawan tidak diperbolehkan memasuki ruang utama pemujaan, sebab hanya umat Hindu yang akan bersembahyang saja yang diperbolehkan memasukinya. Di dalam ruang utama pura, terdapat sebuah prasada, yaitu tempat moksanya Dang Hyang Nirartha. Selain panorama alam, adapun atraksi dari masyarakat setempat seperti pertunjukan Tari Kecak yang diadakan sekitar pukul 18.00 sampai 19.00 WITA. Tarian yang menceritakan tentang penggalan epik Ramayana, yaitu penculikan Dewi Sinta oleh Rahwana ini makin mempesona dengan latar belakang matahari terbenam di Samudera Hindia.
Seperti yang di katakana sebelumnya, Bila anda berencana datang kelokasi ini, disarankan agar datang menjelang sore hari. Langit yang cerah dan sinar matahari sore yang hangat ditambah deburan ombak yang tak kenal lelah menghantam tebing karang pura uluwatu berdiri dengan kokoh, akn cukup siap memaksa untuk menghabiskan film yang tersedia di kamera / handycam anda. Maka dari itu, jika boleh saya sarankan, berkunjunglah ke Pulau Bali tepatnya ke Pura Luhur uluwatu sebelum anda meninggalkan dunia ini. Karena keindahan alam yang dimiliki Pura Luhur uluwatu yang sangat di sayangkan jika tidak dapat menikmatinya dimasa hidup

Paket Istimewa, 3 hari 2 malam

September 1, 2009

Paket Istimewa,  3 hari 2 malam

Day 1 Uluwatu Tour

Penjemputan di Airport Ngurah Rai Bali

Mengunjungi G.W.K

GWK adalah sebuah patung perunggu berbentuk Garuda Wisnu Kencana. Patung ini dibuat oleh seniman Bali bernama Nuarta. Semestinya pada akhirnya nanti wujud patung itu adalah burung garuda. Namun untuk saat ini yang telah berbentuk adalah bentuk kepala Buddha.  Patung itu terletak di kawasan perbukitan dimana bilamana kita berdiri di kawasan ini dan menghadap ke arah  utara maka kita  bisa menikmati keindahan Pulau Bali bagian selatan. Pelabuhan Benoa, Bandara Ngurah Rai dan teluk yang mengapit sisi kiri dan kanan Bali akan nampak indah sekali. Menatap ke selatan bisa menikmati hamparan bukit nan indah. Di tempat ini telah diselenggarakan beberapa kali pertunjukkan musik dan acara lain yang bersifat nasional dan internasional. Bahkan beberapa vedio klip juga diambil di tempat ini.

Uluwatu

Uluwatu terletak di ujung Pulau Bali paling selatan. Di puncak tebing yang sangat curam terdapat sebuah pura yang berdiri sejak ratusan tahun yang lalu. Pura ini didirikan oleh seorang Empu yang berasal dari kerajaan majapahit. Dari sisi kanan pura ini kita bisa menyaksikan keindahan lereng dan tebing yang sangat terjal dan curam. Bagi mereka yang takut dengan ketinggian tentunya harus mengindari sisi tebing ini. Pemandangan itu bisa dinikmati dari sisi yang agak jauh. Di bawah tebing itu bisa dilihat  deburan ombak Samudra Hindia dengan buih putih yang tiada henti. Banyak orang bertanya-tanya bagaimana mungkin sebuah pura dibangun di ujung tebing yang curam. Di kedua sisi pura itu tebingnya telah habis terkikis abrasi. Kenapa pada bagian pura tersebut masih berdiri tegak dan kokoh? Masyarakat Bali sendiri percaya bahwa itu semua dilindungi oleh kekuatan magis yang selalu membetenginya.

Dream Land Beach

Tempat wisata yang masih baru, panorama pemandangan pantai dengan pasir putih yang masih asri alami. Di tempat ini banyak sekali wisatawan asing yang berlibur sambil berselancar membelah ombak pantai dream land. Dream Land sendiri dapat diartikan sebagai tanah impian. Jadi bisa dibayangkan betapa indahnya pantai ini. Untuk menuju pantai ini harus melewati pintu masuk BPG (kawasan padang golf Bali Pecatu Graha) yang megah dan indah. Pantai ini masih asri dan tidak seramai pantai Kuta yang sudah banyak dikenal orang. Belakangan banyak wisatawan asing ataupun domestik yang tertarik untuk mengunjungi tempat ini karena memang sangat mempesona. terutama bagi mereka yang suka main selancar. Sepanjang jalan menuju pantai ini kita bisa melihat pemandangan yang indah dengan laut yang biru kehijauan. Di sisi kiri dan kanan bisa menyaksikan hamparan lapangan golf dengan rumput hijau yang tertata apik. Akan merasa rugi kiranya jika berwisata ke Bali tetapi tidak singgah di tempat ini.

Joger

Adalah Pabrik kata – kata. Tempat pusat penjualan baju – baju kaos dengan kata – kata yang lucu, penuh plesetan yang sangat digemari oleh orang tua, muda dan anak-anak

Pantai Kuta

Pantai Kuta terkenal karena pasirnya yang putih dan bersih. Wisatawan biasanya menghabiskan sore harinya sambil menikmati matahari terbenam. Pantai yang sudah terkenal seantero dunia dengan ombak yang indah. Banyak wisatawan asing yang berselancar sambil menikmati matahari terbenam.

Ground Zero

Lokasi dimana ledakan bom Bali pertama terjadi. Di lokasi ini didirikan monumen dengan nama-nama orang yang menjadi korban ledakan bom dituliskan pada monumen tersebut. Banyak wisatawan datang ke tempat ini untuk mengenang mereka yang sudah meninggal dan melihat lingkungan sekitar tempat kejadian

Dinner

Check in Hotel, Acara Bebas dan Istirahat

Day 2

KINTAMANI TOUR

Breakfast di Hotel

Batubulan di Galuh

Melihat Rumah Adat dengan Arsitektur Bali yang megah, juga disini bisa berbelanja pakaian dengan motif khas Bali. Batu Bulan adalah sebuah kawasan dimana mayoritas penduduknya memiliki cita rasa seni yang tinggi. Tidak saja disini terkenal dengan seni pahat batu, seni ukir, tetapi juga terkenal dengan seni tarinya. Di tempat ini bisa disaksikan tari Barong yang telah menjadi salah satu icon budaya Bali. Di Batu Bulan juga bisa menyaksikan rumah adat Bali dengan Arsitektur yang khas Bali. Disini kita juga bisa berbelanja pakaian ataupun kaos dengan corak dan warna khas Bali.

Desa Celuk

Melihat proses pembuatan kerajinan Perak dan Emas dengan motif khas Celuk. Tidak jauh dari batu Bulan terdapat kawasan yang terkenal dengan kerajinan perak dan emas. Khusus untuk perak, pengerajin perak di kawasan ini mempunyai pelanggan hampir di seluruh penjuru dunia. Mereka mengekspor berbagai aksesori seperti anting, gelang, kalung, bros, pendant (bandul kalung), cincin, dan asesori lainnya dan tentunya itu sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan devisa negara. Di tempat ini bisa disaksikan para pengerajin yang sedang menyelesaikan pekerjaan mereka yang sangat rumit dan membutuhkan kesabaran, kecermatan dan ketelitian yang tinggi disamping sentuhan seni. Di kawasan ini anak-anak SDpun sudah bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan bekerja sambilan pada pengerajin perak. Harga yang ditawarkan bervariasi dan tentunya masih bisa terjangkau oleh wisatawan lokal.

Goa Gajah

Goa yang disucikan umat Hindu Bali yang berbentuk Gajah dan tempatnya unik dan menarik. Tempatnya sangat asri dan harun menuruni tangga karena posisinya berada di tebing. Sayang jika dilewatkan begitu saja.

Istana Tampak Siring

Banyak orang sudah pernah melihat Tampak Siring melalui media cetak maupun elektronik tetapi masih lebih banyak orang yang belum pernah melihat secara langsung seperti apa bentuk Tampak Siring. Tampak Siring awalnya adalah merupakan istana kerajaan dan setelah Indonesia merdeka maka kawasan ini dijadikan Istana negara. Tentu saja bentuknya sudah banyak berubah karena telah mengalami banyak renovasi. tetapi pada bagian-bagian lain masih tetap sama. Pemandangan di kawasan ini indah dengan hawa yang sejuk. Tata ruang dan penataan taman juga unik. Di komplek istana ini kita bisa melihat dan sekaligus menikmati kesejukan air mancur yang biasa digunakan untuk mandi. Namun tidak semua orang bisa diperkenankan mandi. Sumber air itu berasal dari tengah areal pura dan sangat dikeramatkan oleh masyarakat setempat dan masyarakat Bali pada umumnya

Makan Siang

Kintamani

Melihat pemandangan panorama yang indah yaitu kawasan Gunung Berapi Batur & Danau Batur). Kintamani adalah kawasan pegunungan dimana di kawasan ini kita bisa menyaksikan sebuah gunung berapi aktip yang pada interval tertentu menyemburkan asapnya. Gurung itu sendiri muncul dari kaldera yang sangat luas. Disebutkan oleh beberapa pakar gunung berapi bahwa pada jaman dahulu gunung itu utuh menjulang ke langit, tetapi karena terjadi letusan dahsyat maka puncak gunung itu amblas dan membentuk kaldera. Setelah itu muncul anak gunung yang kini disebut sebagai gunung Batur. Di bawah gunung yang masih aktip itu terdapat danau yang dinamakan danau Batur. Di kawasan danau ini hidup masyarakat Bali yang secara kultur agak berbeda dengan masyarakat Bali lainnya. Mereka tidak mengenal upacara “ngaben” atau membakar mayat orang yang telah meninggal. Mayat yang meninggal hanya mereka letakkan di atas tanah di bawah pohon besar yang dinamakan pohon buyan. Anehnya mayat yang hanya ditaruh yang beraaklaskan kain itu tidak mengeluarkan bau busuk sama sekali. Masyarakat setempat meyakini bahwa bau busuk dari mayat itu terserap oleh pohon buyan yang dikeramatkan oleh masyarakat tersebut. Udara di daerah ini sejuk dan jika malam hari bisa turun sampai dibawah 20 derajad selsius. Banyak wisatawan betah duduk berjam-jam sambil minum kopi dan melihat pemandangan sekitar pegunungan tersebut.

Sukawati

Berbelanja di pasar tradisional yang menjual aneka kerajinan seni & pakaian dengan harga yang terjangkau. Sukawati sudah sangat terkenal diantara para wisatawan domestik terutama di kalangan para ibu-ibu dan remaja putri yang gemar belanja. Pergi ke Bali tanpa mampir ke Sukawati seperti makan tanpa garam. Ada yang masih kurang. Sukawati awalnya adalah sebuah pasar desa yang menyediakan berbagai hasil karya masyarakat dan pengrajin yang tinggal di sekitar pasar tersebut. Aneka barang kerajinan dan berbagai jenis pakaian corak Bali terdapat di sini. Selanjutnya pasar ini tidak saja memasarkan produk yang dihasilkan oleh masyarakat setempat tetapi juga dari masyarakat luar desa Sukawati. Berbelanja disini harus pandai menawar dan tidak perlu sungkan untuk menawar sebab harga yang sesungguhnya akan jauh dibawah harga yang ditawarkan. Jadi tidak perlu malu jika mulai menawar dengan nilai 10% dari harga yang diberikan. Jika tidak pandai tawar menawar sebaiknya tidak belanja disini. Dikawatirkan anda akan merasa kecewa dan anda kurang menikmati liburan anda karena anda belanja agak kemahalan.

Dinner

Kembali ke  Hotel, Acara bebas& Istirahat

Day 3

HALFDAY CITY TOURS & TRANSFER OUT

Breakfast di Hotel

Mempersiapkan barang – barang bagasinya dikumpulkan di lobby Hotel untuk selanjutnya barang – barang dinaikkan ke dalam kendaraan.

Check out Hotel

Monumen Perjuangan Rakyat Bali

Melihat sejarah perjuangan Bali serta Monumen yang berdiri megah di bangun dengan batu gunung yang keras & hitam, yang di ukir dengan arsitektur Gaya Bali.

Makan Siang

Pantai Sanur

Pantai Indah yang memiliki bentangan pantai dengan 2 warna pasir, pada bagian selatan berwarna putih dan yang bagian utara hitam.

Menuju Airport

Fasilitas:

  1. Antar Jemput dari dan ke Bandara Ngurah Rai, Bali.
  2. Menginap 2 Malam di Hotel.. Kamar pakai AC.  Satu kamar  2 orang.
  3. Makan pagi di hotel.
  4. Makan siang buffet
  5. Makan malam buffet.
  6. Guide/pemandu wisata professional.
  7. Transportasi dari dan ke tujuan wisata dengan kendaraan Full AC, nyaman, aman dan bersih.
  8. Tiket masuk ke tempat wisata.
  9. Biaya parkir.

Biaya

  1. Untuk Peserta sekitar 45 orang  Rp 650.000/orang net
  2. Untuk Peserta sekitar 8 orang Rp 700.000/orang net

Catatan:

  1. Harga nego sesuai dengan budget anda. Harga bisa lebih murah dengan catatan untuk penginapan 1 kamar diisi 4 orang. Bisa lebih murah lagi jika makan siang adalah Lunch Box.
  2. Untuk para pelajar dan mahasiswa kami bisa arrange kunjungan special ke Pabrik Wine untuk mengetahui proses pembuatan wine (anggur) dan pabrik/tempat kerajinan lainnya seperti  Pabrik Pak Oles, tempat pembuatan minyak organic.