Posted tagged ‘pantai pasir putih’

Pantai Padang-Padang

April 10, 2011

Pantai padang – padang adalah salah satu objek wisata yang mudah dikunjungi oleh siapa saja, karena letaknya yang tepat di sebalah jalan raya. Mobil, motor, semua kendaraan bisa berlalu-lalang. Tak jarang, setiap ada momen besar, Pantai Padang menjadi tempat yang semarak dan ramai karena banyaknya warga yang berjalan-jalan. Sembari kita berkendaraan, kita bisa melihat indahnya pemandangan laut di sana. Ombak yang bergulung-gulung, bebatuan sebagai pemecah ombak, serta langit yang menawan. Pantai padang – padang merupakan objek wisata yang indah, apalagi menjelang senja tiba. Kita bisa melihat pemandangan sunset yang menyenangkan, seolah-olah matahari ditelan oleh lautan. salah satu pantai terbaik di Bali selain dreamland, kuta, Nusa Dua atau pun pantai lainnya di Bali. Pantai Padang-padang ini berlokasi di Jalan Labuhan Sait, di desa Pecatu, tidak jauh dari Pura Uluwatu yang terkenal akan Kesakralan-nya, sunset, kera yang nakal serta Tarian Kecak Apinya. Mencapai pantai ini sangat lah mudah, ikuti saja arah menuju Ke uluwatu terus ambil jalan kekanan yang ada plang jalan Labuhan sait sampai ketemu jembatan, nah sebelum jembatan itu ada tanda , tempat parkir ke Pantai Padang-pandang. Dari jalan besar, menuju ke pantai ini agak unik, karena harus melewati cerukan, modelnya seperti masuk ke goa dengan beberapa puluh undakan ke bawah menuju pantai. Setelah melewati goa, Pantai berpasir putih terhampar di depan anda, airnya biru jernih dan datar, cocok sekali buat berenang dan juga kalo yang suka surfing bisa mencari ombak agak ketengah laut, solusinya bisa berenang dan juga sewa perahu ketengah laut. Jika dari pusat kota denpasar menuju pantai ini jaraknya sekitar 35 km/ 45 menit dengan kendaraan bermotor kearah selatan menuju Nusa dua kemudian bergerak ke daerah Pecatu. dan ternyata pantai ini masih “tetangga jauh” dari pantai Dream land. saat air laut surut kita dengan mudah bisa menuju pantai ini dengan menyusuri pantai dari Dream leand mungkin kira-kira beberapa km saja jaraknya. namun jika air sedang pasang jalan yang bisa dilewati adalah dari Pura Uluwatu dan ketika tiba pertama kali yang kita temui adalah sebuah jembatan dengan tinggi hampir 30 meter. dari sinilah pemandangan indah pertama yang bisa kita nikmati karena dari atas jembatan kita bisa mememandang ke bawah dan langsung melihat pantai Padang padang. untuk menuju kebawah satu satunya jalan yang bisa dilewati manusia adalah dengan melintasi sebuah lorong sempit yang cukup dilewati untuk satu orang saja. tidak ada jalan lain lagi untuk menuju pantai ini. keluar masuk hanya menggunakan lorong sempit itu. jadi jika mau keluar kita harus menunggu yang dibawah untuk naik dan begitu juga sebaliknya. karena pantai indah nan eksotis serta berpasir putih ini dikelilingi oleh tebing yang curam. pantai ini biasanya ramai turis asing yang berjemur, berenang dan berselancar. jika air sedang pasang para surfer berbondong-bondong menuju pantai ini karena memiliki ombak yang bagus untuk para surfer. tenang saja jika kita bertanya soal fasilitas. walaupun terpencil pantai ini punya standar fasilitas untuk sebuah pantai dari tempat bilas, toilet, dan juga lifeguard atau penjaga pantai. namun terlepas dari itu semua, tidak lama lagi akan dibangun sebuah vila diatas tebing pantai itu dan tentu saja hal tersebut kan mengurangi nilai keaslian pantai padang padang. bahkan terakhir saya dengar pantai ini punya sebutan lain, yaitu pantai Bluepoint. entah siapa yang menamakan pantai tersebut dengan nama Bluepoint, tetapi secara pribadi saya sangat tidak setuju dengan pembangunan vila tersebut terlebih lagi dibawahnya terdapat sebuah Pura. yang notabenya harus dijaga kesucianya, apalagi di Bali. tidak ada satupun bangunan yang boleh berdiri diatas sebuah pura. tetapi ternyata para infestor telah mengesampingkan aturan adat yang seharusnya dijaga dengan baik. dan inilah sosok pantai Padang padang. pantainya tidak seluas dan sepanjang Pantai di Kuta atau di dreamland kalo pas sore dan kebetulan “Peak Season” lumayan agak penuh, tapi jangan khawatir yang penting kan pengalamanan selama menikamati keindahan sore di pantai ini, dan juga di pantai ini cukup mudah mencari snack, makanana atau minuman lainnya, karena warung makanan bertebaran disni, dan Harganya pun cukup, jadi kalo anda liburan di Bali anda bisa masukkan Pantai Padang-padang selama Liburan di Bali.

Pantai Lovina

April 10, 2011

Lovina terletak di Bali Utara di pesisir utara Pulau Bali tepatnya sekitar 10 km arah barat Singaraja. Pantai Lovina berada di Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali. Pantai Lovina yang berpasir hitam ini masih alami sehingga menarik untuk dikunjungi. Yang menarik di Pantai Lovina ini adalah perjalanan ke tengah laut di perairan Lovina. Anda dapat menjumpai lumba-lumba di perairan Lovina yang terletak sekitar 1 kilometer dari bibir pantai. Laut Bali yang berada di perairan Lovina relatif tenang sehingga Anda bisa berwisata di laut tersebut dengan menggunakan perahu nelayan. Di kawasan Lovina terdapat ratusan ekor lumba-lumba maka dari itu kawasan Lovina sangat terkenal sebagai tempat untuk menyaksikan pertunjukkan lumba-lumba liar. Anda dapat menyaksikan langsung tingkah laku yang lucu dan bersahabat dari lumba-lumba di tengah laut. Tentu ini akan menjadi pengalaman liburan yang menarik untuk Anda..Untuk bisa melihat atraksi lumba-lumba liar yang ada di Lovina, Anda harus berangkat pagi – pagi sekali saat matahari akan terbit. Mengapa? Karena lumba-lumba di kawasan ini hanya muncul antara pukul 6 pagi hingga 8 pagi. Pada jam itu lah, puluhan lumba-lumba akan beratraksi secara alami menunjukkan kegiatan mereka. Ada yang sekadar berenang di permukaan air, ada juga yang melompat-lompat. Tentu hal ini akan membuat takjub akan keindahan binatang laut berwarna hitam tersebut. Biasanya para wisatawan sudah berkumpul di pantai sekitar pukul 5.30 WITA untuk berangkat ke tengah laut. Anda bisa menyewa perahu nelayan yang memang disediakan untuk perjalanan tersebut. Harga dari menyewa perahu itu sendiri pun seharga Rp 60.000,- / orang yang dimana Perjalanan dimulai dengan menggunakan perahu kecil yang hanya bisa mengangkut maksimal 4 orang selain sang nelayan. Perahu akan membawa Anda sekitar satu hingga dua kilometer ke arah tengah laut ke tempat biasanya lumba-lumba akan muncul. Selama perjalanan, Anda bisa melihat-lihat pemandangan laut yang luas dan seraya perahu menjauhi daratan, Anda bisa melihat daratan Lovina dari kejauhan seperti gambar siluet. Setelah sampai di tengah laut, sang nelayan akan menyusuri ke tempat biasanya lumba-lumba akan muncul. Dan apabila ada sekelompok lumba-lumba yang melompat, sang nelayan akan memberitahu perahu-perahu lain di sekitarnya sehingga perahu-perahu tersebut akan menambah kecepatan untuk mengejar sekelompok lumba-lumba itu. Jenis lumba – lumba yang ada disana itu sebanyak 5 jenis namun yang hanya bisa sering dilihat oleh wisatawan adalah jenis lumba – lumba yang warnanya hitam kebirubiruan dan lumba – lumba yang berukuran agak besar pada saat terakhir pencarian. Biasanya kalau kita beruntung pada hari itu maka kita akan bertemu lumba – lumba yang sangat langka yaitu warnanya kehijauan yang begitu mempesona. Tentu anda dapat merekam sewaktu lumba-lumba tersebut berlompatan di tengah laut. Ada juga para wisatawan yang tidak bisa melihat lumba-lumba tersebut. Hal ini tergantung dari faktor alam juga seperti pasangnya air laut, arah angin, dan tentu saja keberuntungan anda untuk dapat melihat lumba-lumba liar tersebut. Untung saja pada saat kesana saya bisa melihat tingkah laku lumba – lumba yang begitu menggemaskan dan menakjubkan, sangat rugi jika kita tidak melihat secara langsung lumba – lumba yang ada di Lovina ini. Pengejaran terhadap lumba – lumba ini akan berlangsung kira-kira 3 jam. Namun, apabila Anda sudah merasa mual karena mabuk laut Anda tidak perlu ragu ragu untuk memberitahu sang nelayan untuk kembali ke daratan. Seraya perjalanan kembali ke daratan, Anda bisa menikmati pemandangan sepanjang pantai Lovina dengan jelas karena matahari sudah bersinar dengan terangnya. Anda juga dapat menikmati wisata taman laut di perairan Lovina.Di kawasan Lovina, Anda juga dapat menyelam atau snorkeling untuk menikmati keindahan laut di pantai tersebut. Anda dapat menjumpai beragam ikan hias yang cukup ramah untuk mendatangi para penyelam. Memang taman laut di Lovina tidak seindah taman laut lainnya di Indonesia. Namun, Anda akan cukup senang bermain-main dengan ikan hias di perairan ini.Di pinggir pantainya pun, Anda juga dapat menemukan berbagai kulit kerang yang beraneka ragam. Tentu Anda bisa mengambilnya untuk koleksi hiasan dan cindera mata yang alami dan menari. Di kawasan Lovina terdapat banyak penginapan dengan harga terjangkau. Ada juga penginapan yang menyediakan atraksi lumba-lumba yang terlatih maupun kebun binatang mini di dalam penginapan tersebut. Anda bisa memilih berbagai penginapan dari penginapan sederhana hingga cottage. Dari Denpasar ke Lovina, Anda bisa melewati Bedugul lalu ke Singaraja dan menuju Lovina. Anda juga bisa melewati rute Bedugul lalu Seririt dan ke Lovina. Anda bisa menempuh perjalanan melewati kedua rute tadi sekitar 2 jam perjalanan. Namun, rutenya melewati jalur yang naik-turun dan berkelok-kelok. Rute lain adalah melewati Gilimanuk lalu ke Lovina yang bisa ditempuh dalam waktu hampir 4 jam. Jalur ini relatif lurus dan nyaman meski membutuhkan waktu perjalanan yang lebih lama. Pantai Lovina tentu bisa menjadi tujuan wisata Anda. Banyak hal menarik yang bisa Anda temui di sini seperti melihat pertunjukkan lumba-lumba liar di tengah laut, maupun taman laut dengan beragam ikan hias. Apalagi jika Anda sedang mengunjungi kawasan Singaraja, maka sempatkan diri Anda mampir ke Lovina dan menginap setidaknya satu hari di sana untuk menyaksikkan atraksi lumba-lumba pada pagi-pagi sekali.